Momen libur panjang Lebaran di Jakarta Selatan berubah menjadi insiden kriminal setelah sebuah kantor di Tebet dibobol oleh pelaku pencurian.
Peristiwa ini terjadi ketika banyak pekerja meninggalkan kantor untuk mudik, sehingga situasi dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa gangguan. Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga telah mengamati lokasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembobolan dan masuk ke dalam kantor untuk mengambil sejumlah barang berharga. Simak selengkapnya hanya di Modus Kejahatan.
Kantor Di Tebet Jadi Sasaran
Libur panjang Lebaran yang seharusnya menjadi momen tenang justru berubah menjadi aksi kriminal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Sebuah kantor di Jalan Tebet Timur Dalam XI dibobol oleh pelaku pencurian saat kondisi lingkungan sedang sepi karena ditinggal para karyawan mudik. Kejadian ini baru diketahui setelah sejumlah barang berharga di dalam kantor dilaporkan hilang dan rekaman CCTV diperiksa oleh pihak internal perusahaan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saat kantor dalam keadaan kosong tanpa aktivitas. Pelaku berinisial HA (49) diduga telah merencanakan aksinya sejak beberapa hari sebelumnya dengan terlebih dahulu mengamati situasi sekitar. Kondisi libur Lebaran dimanfaatkan pelaku untuk memastikan lokasi benar-benar tidak diawasi.
Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku sudah melakukan pengintaian selama kurang lebih satu minggu sebelum melancarkan aksinya. Ia memperhatikan pola aktivitas kantor dan menemukan bahwa gedung tersebut dalam keadaan kosong dalam waktu lama. Hal ini membuat pelaku semakin yakin untuk melakukan pembobolan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Perencanaan Yang Diduga Matang
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, aksi pencurian ini tidak dilakukan secara spontan, melainkan terstruktur dan diduga melibatkan lebih dari satu orang. Tiga pelaku terlihat memasuki area kantor dengan membuka lilitan kawat pada pintu gerbang kecil sebelum masuk lebih jauh ke dalam bangunan. Salah satu pelaku bahkan sempat mengarahkan kamera CCTV ke atas menggunakan kayu agar tidak merekam aktivitas mereka.
Setelah berhasil menonaktifkan pengawasan visual, para pelaku kemudian mendobrak pintu utama kantor. Mereka membawa karung untuk mengangkut barang-barang yang ada di dalam ruangan. Situasi tersebut menunjukkan adanya persiapan yang cukup matang dalam menjalankan aksi pencurian di lokasi yang ditargetkan.
Di dalam kantor, pelaku mengambil sejumlah laptop dari lantai satu serta satu unit televisi dari lantai dua. Seluruh barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung sebelum para pelaku meninggalkan lokasi. Aksi cepat ini membuat kerugian perusahaan cukup besar karena banyak perangkat kerja yang hilang dalam satu kejadian.
Baca Juga: Warganet Heboh! Undangan Open House Lebaran Palsu Bikin Netizen Murka
Pengungkapan Kasus oleh Polisi
Aksi pencurian ini baru diketahui setelah salah satu karyawan memeriksa rekaman CCTV dan menemukan adanya aktivitas mencurigakan di kantor selama libur Lebaran. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, diketahui bahwa sejumlah barang penting telah hilang dari dalam ruangan. Temuan tersebut kemudian langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.
Tidak lama setelah itu, sekitar pukul 11.37 WIB di hari yang sama, salah satu pelaku kembali mendatangi lokasi kejadian. Diduga, ia berniat mengambil barang lain yang masih tersisa di dalam kantor. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah dua saksi yang berada di sekitar lokasi langsung mengamankan pelaku.
Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Tebet untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi menyebutkan bahwa total kerugian akibat kejadian ini mencapai sekitar 14 unit laptop dari berbagai merek serta satu unit televisi. Nilai kerugian ini diperkirakan cukup besar dan berdampak pada operasional kantor.
Polisi Perketat Pengawasan
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk memburu dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga pelaku diduga memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksi di lokasi kejadian. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan penjualan barang hasil curian.
Selain memburu pelaku yang masih buron, aparat juga menelusuri alur distribusi barang-barang yang telah dicuri dari kantor tersebut. Dugaan sementara, barang hasil kejahatan telah dijual ke pihak lain untuk menghilangkan jejak. Oleh karena itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh rangkaian kasus.
Polisi mengimbau masyarakat dan pemilik usaha agar meningkatkan sistem keamanan, terutama saat periode libur panjang seperti Lebaran. Penggunaan CCTV aktif, sistem alarm, serta patroli lingkungan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa. Kasus ini menjadi pengingat bahwa situasi sepi sering kali dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com